
Cerdas secara emosi – LPT Delta
Oleh Sarah Hana Faiza
Cerdas secara emosi – Tak hanya cerdas secara kognitif atau otak, tapi juga cerdas emosi! Lalu, bagaimana sih, cara kita memahami, mengevaluasi, mengekspresikan, dan mengendalikan emosi?
Kecerdasan emosional atau Emotional Intellegence (EQ) dijelaskan oleh Bar On, yaitu rangkaian kemampuan diri, emosi, dan sosial yang mampu berpengaruh pada kemampuan seseorang dalam menghadapi tuntutan dan tekanan sekitar (Megawati, 2010; dalam Kartika, 2015). Goleman (2002) menyampaikan bahwa emotional intellegence adalah kemampuan mengidentifikasi perasaan, baik diri sendiri maupun orang lain, kemudian kemampuan memotivasi diri, mengontrol emosi terhadap diri sendiri, maupun dalam membangun hubungan dengan orang lain. Dengan kata lain, kecerdasan emosional mengacu pada kemampuan seseorang untuk memahami, mengendalikan, mengevaluasi, dan mengekspresikan emosi.
Kecerdasan emosi merupakan hal yang penting. Bahkan para ahli menyebutkan lebih penting daripada IQ untuk kesuksesan hidup. Hal ini mampu membantu kita memahami emosi diri sendiri dan orang lain, sehingga kita mampu mengenal diri kita sendiri, mempunya sikap tangguh, dan optimis. Penelitian telah menemukan bahwa individu dengan potensi kepemimpinan yang kuat juga cenderung lebih cerdas secara emosional, menunjukkan bahwa EQ yang tinggi adalah kualitas penting bagi para pemimpin dan manajer bisnis.
Kemudian apa saja ciri-ciri orang yang memiliki kecerdasan emosional yang baik? yaitu mampu mengenal dan memahami orag perasaan orang lain, memiliki rasa empati dan kepedulian bagi orang lain, mau berusaha untuk mengembangkan diri ke arah yang positif. Selain itu juga mampu memaafkan diri di masa lalu, mengetahui kekuatan dan kelemahan yang kita miliki, percaya diri dengan kemampuan diri, serta mampu menerima perubahan dan beradaptasi dengan lingkungan dengan sekitar.
Mekanisme mengatasi perasaan stres dengan memberikan ruang untuk belajar memahami dan mengungkapkan emosi dengan benar.
Saat peningkatan kualitas hidup, rasa optimis, penerimaan, sukses, dan bahagia.
Fokus pada pengembangan diri yang positif seperti resiliensi, evaluasi diri ke arah yang positif, dan produktivitas diri.
Mampu meningkatkan kualitas komunikasi dan penyesuaian dengan orang lain dari cara memahami emosi dan berempat.
Dengan kemampuan mengenal emosi diri sendiri, menjadi tau bagaimana merespon emosi orang lain dengan tepat.
Dalam kesimpulannya, kecerdasan emosional adalah kunci penting untuk kesehatan mental yang baik. Dengan mengembangkan kemampuan untuk mengenali, memahami, mengelola, dan mengekspresikan emosi dengan sehat, kita dapat meningkatkan kualitas hidup kita secara keseluruhan. Oleh karena itu, mari kita berkomitmen untuk terus mengembangkan kecerdasan emosional kita dan memprioritaskan kesehatan mental kita dengan serius.
Goleman, Daniel, Emotional Intelligence, terj. T. Hermaya, (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2002).
Kartika, C. D. 2015. Hubungan Antara Kecerdasan Emosi Dengan Stres Akademik Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta. (Skripsi tidak dipublikasikan). Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.
CHerry, K. (2024, February 11). Emotional Intellegence: How we perceive, evaluate, express, and control emotions. Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/search?q=emosi
Konsultasi psikologi Banjar – adalah aktivitas atau kegiatan komunikasi antara pasien dan psikolog dalam menemukan solusi terhadap masalah perasaan ataupun gangguan mental yang sedang dialami pasien. Di sisi lain konsultasi psikologi merupakan tindakan secara diagnostik dalam menilai keadaan/suasana pikiran pasien. Selain itu juga... Selengkapnya
Tes Psikologi Samarinda – LPT Delta adalah lembaga psikologi terapan yang telah dikenal luas atas kontribusinya dalam menyediakan berbagai layanan konseling, terapi, dan evaluasi psikologis yang berkualitas. Salah satu layanan unggulan yang ditawarkan oleh LPT Delta adalah Tes Psikologi Samarinda,... Selengkapnya
Arti Psikolog Psikolog Bengkulu – Secara lazim Psikolog adalah seseorang yang pakar psikologi, bidang pengetahuan ilmu yang mempelajari tingkah laku dan proses mental. Di Indonesia, psikolog secara tertentu mengarah pada seorang praktisi psikologi yang telah menempuh pendidikan profesi psikologi. Dengan demikianlah... Selengkapnya
Komentar dinonaktifkan: Cerdas secara emosi: Kunci kesehatan mental
Maaf, form komentar dinonaktifkan untuk produk/artikel ini