Pengalaman ke Psikolog Jogja: Asyik juga ya..

Pengalaman ke Psikolog Jogja: Asyik juga ya.. Psikolog adalah lulusan Fakultas Psikologi dan memiliki pelatihan tambahan dalam penelitian atau klinik. Psikolog menangani pasien dengan gangguan mental dengan psikoterapi dan tes / evaluasi psikologi. Psikolog membantu pasien untuk memahami emosi dan perasaan mereka. Psikolog tidak bisa memberi resep obat kepada pasien.

Pengalaman Konsultasi Psikologi

Pengalaman dari beberapa orang mengatakan pergi ke psikolog itu menyenangkan, pikiran jadi plong, beban masalah sedikit berkurang dan masih banyak lagi kejadian yang tidak diduga oleh seorang klien. Pada saat sesi konseling, psikolog aktif bertanya mengenai apa yang sedang terjadi dalam diri kita, latar belakang kondisi kita, bagaimana perasaan, dan bagaimana cara kita menyelesaikan masalah selama ini. Sebelumnya sesi konseling ini ada klien yang membawa catatan untuk konsultasi psikologi dan berguna juga untuk mencatat apa saja hal penting yang dikatakan oleh psikolog.

Yang biasanya dirasakan adalah divalidasi perasaanya dengan juga melihat fakta, diajak ngobrol bagaimana penerimaan, bagaimana bahwa sebetulnya diri ini tak pernah sendirian, dan usaha mana saja yang tepat. Karena memang seseorang membutuhkan berbicara dengan ahli atau profresional yang terlatih menangani masalah sespesifik ini, maka jawaban-jawabannya juga tepat. Tak lupa juga diberikan pilihan saran-saran misalnya sebaiknya periksa lanjut ke psikiater, mencoba pilihan terapi apa yang tepat, dan lainnya. Selebihnya ya tetap kalau kita yang memutuskan langkah atau usaha apa yang dipilih.

Untuk masalah ruang konseling biasanya ruangannya nyaman, hanya ada dua orang dalam ruangan. Tertutup juga jadi bebas mau mengutarakan apa yang sedang dirasakan. Dibantu diberi pertanyaan bagaimana akar permasalahan itu dimulai. Seseorang pergi ke psikolog itu merupakan langkah yang tepat, mengakui dan merasakan bahwa memang banyak hal di luar diri yang nggak bisa dikontrol namun suara hati pasti inginnya melawan sekuat-kuatnya. Dari cara pikir dan cara penyelesaian dengan melihat konsep yang lebih besar itu tujuannya sama, namun jalan yang diambil berbeda-beda.

Baca Juga :  INFP Karir

Berbeda curhat dengan teman atau sahabat atau yang lebih dewasa. Rasanya menyenangkan ketika berbicara dan berdiskusi dengan ahli yang tentu saja sudah berpengalaman, karena kita tak akan dinilai. Seseorang bisa berbicara secara terbuka, apa adanya tanpa rasa takut, dan jujur. Itu yang menjadi kunci bagaimana sesi konsultasi dapat mencapai tujuan yang ingin dicapai.

Kapan kita harus ke psikolog?


Pada umumnya, orang datang ke psikolog ketika mulai merasakan masalah pada psikologis. Tingkatannya juga berbeda-beda, ada yang sudah mengganggu kegiatan sehari-hari, cemas yang berulang kali datang secara intens, perasaan sedih dan yang lainnya. Namun sebetulnya, ke psikolog itu bukan hanya menangani masalah psikologis tersebut tetapi juga bisa membantu ketika kita sedang memilih karir/pekerjaan, jurusan kuliah, dan mengetahui diri lebih dalam untuk membantu kita mengembangkan diri. Serta, bisa juga berkonsultasi ketika sedang ada permasalahan di keluarga atau hubungan.

Khusus untuk menangani permasalahan atau gangguan emosi, perilaku, atau kesehatan mental itu lebih ke psikolog klinis yang biasanya ada di rumah sakit atau praktik mandiri. Kita membutuhkan layanan psikolog ketika:

  • Aktivitas atau performa terganggu, misalnya pada pekerjaan, perkuliahan, dan kegiatan sehari-hari.
  • Kegiatan bermain (hobi) dan istirahat terganggu. Ini juga bisa menjadi salah satu tanda ketika diri misalnya merasa tak lagi antusias atau enjoy pada hobi dan juga kualitas tidur yang terganggu.
  • Ketika hubungan mulai terkena dampak, jadi misalnya diri kita merasa tidak ada masalah namun perubahan tersebut justru dirasakan teman dekat, sahabat, pasangan atau keluarga kita.
  • Ketika tak memenuhi salah satu kondisi di atas, sudah merasa terganggu dan tidak nyaman. Bisa jadi, kita kesulitan mengurai apa penyebab yang sedang membuat resah dan mengganjal. Semakin tahu permasalahan dan solusi akan lebih baik dengan proses mengenali, mengakui, dan melakukan hal yang tepat.
Baca Juga :  Konsultasi Psikologi Malang